Sambut Ramadhan, Ini Cara Syaikh Abdul Qadir Jailani
"Hari-hari hanya tiga. Kemarin adalah waktu yang sudah selesai. Hari ini adalah waktu beramal. Esok adalah angan-angan. Kau tidak tahu apakah kau akan mengalami esok hari atau tidak? Kemarin adalah nasihat." - Syaikh Abdul Qadir Jailani
Beragam cara dilakukan umat Islam dalam menyambut bulan suci Ramadhan. Sebagian orang mengunjungi kedua orang tua. Sebagian lain menziarahi makam para kiai, orang tua, atau kerabat yang lebih dahulu berpulang ke rahamtullah. Sementara Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani menyarankan sejumlah hal dalam menyambut Ramadhan.
Berikut penjelasan lengkap Ustadz Alhafiz Kurniawan, terkait ajaran pendiri Tarekat Muโtabarah Qadiriyah yang terkenal itu:
Pada bulan Syaโban, Syekh Abdul Qadir menyarankan umat Islam untuk memperbanyak Shalawat Nabi. Pasalnya, Syaโban adalah bulan Rasulullah SAW. Umat Islam seyogianya bertawasul melalui Rasulullah SAW agar Allah membersihkan batinnya dari pelbagai penyakit, yaitu riya, ujub, takabbur, dengki, dan lain sebagainya.
Sedangkan dalam menyongsong bulan Ramadhan, Syekh Abdul Qadir menganjurkan umat Islam untuk meninggalkan segala perbuatan dosa dan segara melakukan tobat kepada Allah sebagai keterangan berikut ini:
ููุฏ ูุงู ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู "ู ู ุตูู ุนููู ูุงุญุฏุฉ ุตูู ุงููู ุนููู ุนุดุฑุง" ูููุจุบู ููู ู ุคู ู ูุจูุจ ุฃู ูุง ูุบูู ูู ูุฐุง ุงูุดูุฑ ุจู ูุชุฃูุจ ููู ูุงุณุชูุจุงู ุดูุฑ ุฑู ุถุงู ุจุงูุชุทูุฑ ู ู ุงูุฐููุจ ูุงูุชูุจุฉ ุนู ุง ูุงุช ูุณูู ููู ุง ู ุถู ู ู ุงูุฃูุงู ููุชุถุฑุน ุฅูู ุงููู ูู ุดูุฑ ุดุนุจุงู ููุชูุณู ุฅูู ุงููู ุชุนุงูู ุจุตุงุญุจ ุงูุดูุฑ ู ุญู ุฏ ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ุญุชู ูุตูุญ ูุณุงุฏ ููุจู ููุฏุงูู ู ุฑุถ ุณุฑู ููุง ูุณูู ููุคุฎุฑ ุฐูู ุฅูู ุบุฏ
Artinya, โRasulullah bersabda, โSiapa saja yang bershalawat sekali untukku, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali.โ
Oleh karena itu, seorang Mukmin yang pandai tidak abai pada bulan ini (Syaโban). Bahkan ia harus mempersiapkan diri pada bulan ini untuk menyambut bulan Ramadhan dengan bersuci dari dosa dan bertobat atas kebaikan yang luput pada hari-hari yang lewat. Ia seyogianya tunduk kepada Allah di bulan Syaโban dan bertawasul melalui Rasulullah, pemilik bulan Syaโban sehingga ia dapat memperbaiki kerusakan batinnya dan mengobati sakit secara rohani tanpa menunda dan menangguhkan sampai besok,โ (Lihat Syaikh Abdul Qadir Al-Jailani, Al-Ghuniyah, [Beirut, Daru Ihyait Turats Al-Arabi: 1996 M/1416 H], cetakan pertama, juz I, halaman 246).
Syaikh Abdul Qadir menganjurkan pertobatan dan peribadatan segera tanpa menunda-nunda. Ia menyarankan agar umat Islam segera mengisi waktunya dengan kebaikan. Pasalnya, tidak ada jaminan panjang usia sampai esok hari.
ูุฃู ุงูุฃูุงู ุซูุงุซุฉ ุฃู ุณ ููู ุฃุฌู ูุงูููู ููู ุนู ู ูุบุฏุง ููู ุฃู ู ููุง ุชุฏุฑู ูู ุชุจูุบู ุฃู ูุงุ ูุฃู ุณ ู ูุนุธุฉ ูุงูููู ุบููู ุฉ ูุบุฏุง ู ุฎุงุทุฑุฉ
Artinya, โHari-hari hanya tiga. Kemarin adalah waktu yang sudah selesai. Hari ini adalah waktu beramal. Esok adalah angan-angan. Kau tidak tahu apakah kau akan mengalami esok hari atau tidak? Kemarin adalah nasihat. Hari ini adalah ghanimah (amal kebaikan). Besok adalah pertaruhan,โ (Lihat Syekh Abdul Qadir Al-Jailani, Al-Ghuniyah, [Beirut, Daru Ihyait Turats Al-Arabi: 1996 M/1416 H], cetakan pertama, juz I, halaman 246).
Demikian persiapan yang dianjurkan oleh Syaikh Abdul Qadir dalam menyambut bulan Ramadhan. Persiapan ini diharapkan dapat membimbing seseorang di dalam adab menyongsong Ramadhan. Wallahu aโlam. (adi)
Advertisement